Warung Bebas
Tampilkan postingan dengan label woman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label woman. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 September 2008

ayo memasak...

sekadar memasak setiap orang mestinya bisa. masak air. masak beras jadi nasi pake rice cooker. masak mi instan. masak-masak-an, nah ini, waktu masih kecil dulu :d. nah, kemarin sore sekitar setengah tigaan, buku ini sampai dengan selamat di kantor. sengaja pakai alamat kantor biar ongkir murah, sesuai usulan tukang bukunya. sesuai dengan judul bukunya sudah pasti buku ini berisikan aneka resep masakan. tapi ini bukan sekadar buku resep. ada kisah di balik setiap resep. ada cerita yang dapat dibaca. pembaca tidak melulu disuguhi sekian gram tepung terigu atau sesendok teh garam. lebih dari itu semua adalah bagaimana 'memasak dengan cinta'. memasak tidak lagi menjadi urusan dapur belaka. ia dapat menjadi 'ritual' yang menyenangkan dan penuh cinta. mau cerita lengkap silakan masuk ke toko tukang bukunya.

Minggu, 20 April 2008

habis gelap terbitlah terang...

Bagi saja ada dua macam bangsawan, ialah bangsawan fikiran dan bangsawan budi. Tidaklah yang lebih gila dan bodoh menurut pendapat saja dari pada melihat orang yang membanggakan asal keturunannya. (Suratnja kepada Nona Zeehander, 18 Agustus 1899)

Meskipun seorang wanita tidak bekerja setelah lulus sarjana, ilmunya tidak akan sia-sia, sebab ia akan menjadi ibu sekaligus pendidik bagi anak-anaknya. Kebiasaan berpikir ilmiah yang ia dapatkan dari proses belajar di bangku kuliah itulah yang akan membedakannya dalam mendidik anak. Seorang ibu memang harus cerdas dan berkualitas, sebab kewajiban mengurus anak tidak sebatas memberi makan.
kutipan pembuka diambil dari sini sementara yang kedua dicomot dari sini. bagian pertama adalah dari ra kartini yang hari ini diperingati kelahirannya, yang membuat repot para murid sekolah dan pegawai-pegawai kantoran karena harus menggunakan kebaya dan jarik. entahlah apakah anak-anak itu mengerti dengan apa yang telah dilakukan oleh ibu yang namanya sering dipelesetkan menjadi harum itu. begitu pula dengan jangan-jangan para pegawai itu.

ah, sayapun sebenarnya tidak mengerti kalau saya mengucapkan selamat hari kartini harus saya tujukan kepada siapa. kepada seluruh wanita indonesiakah? untuk para wanita yang gigih memperjuangkan emansipasi? bagi para bakul sayurkah yang kalau naik metro mini bayarnya malah lebih tinimbang orang-orang yang berpakaian necis dan wangi? atau...

Jumat, 25 Mei 2007

dicari: perempuan...

suatu hari boz bertanya: di daerah tempat tinggal kamu ada panti asuhan atau pesantren yang isinya atau penghuninya perempuan sana? ada yang bertanya pada si boz: ada apa bu? tapi boz tidak menjelaskan atau memberikan jawaban yang memuaskan. kata si boz lagi: tolong cariin informasinya ya.
sebenarnya tidak susah-susah amat mencari apa yang diinginkan si boz. tapi masih ada rasa penasaran mengapa si boz mencari itu. tapi, akhirnya teman-teman tetap mencari informasi di tempat tinggalnya masing-masing. lama tak ada kabar. si boz pun tak bertanya. sampai akhirnya semua karyawan dibagikan ini. barulah kawan-kawan serempak bagaikan paduan suara: oooh, pantas yang ditanyakan pesantren putri. ngomong-ngomong siapa ya yang pertama menggunakan istilah ini?.
 

Ganator Blog's Copyright © 2012 Fast Loading -- Powered by Blogger