Warung Bebas
Tampilkan postingan dengan label internet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label internet. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 Juni 2009

e-mail anda, harimau anda...

'alamat e-mail-nya apa?', 'nanti saya kirim lewat e-mail aja deh penawarannya', atau, 'ikutan milis dong, biar gak kehilangan kontak'...
sekarang ini, sepertinya, e-mail sudah menjadi bagian dari keseharian kehidupan. semua orang punya alamat e-mail. mulai dari yang gratis-an sampai yang berbayar dengan segala macam kelebihannya. karena mempunyai e-mail, semua-semua penginnya dikirim melalui e-mail. praktis memang bersurat-suratan secara elektronik. apalagi warnet ada hampir di setiap sudut kota ada. belum lagi dengan aneka gadget terbaru yang semakin memudahkan untuk ber-e-mail-e-mail-an.

tetapi dengan diberlakukannya undang-undang republik indonesia nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik atau uuite, segala hal yang berbau informasi dan ditransmisikan secara elektronik tidak lagi bisa semau-maunya atau sekehendak hati kita siarkan.

undang-undang ite ini sudah diberlakukan dan pasal-pasalnya sudah dipakai untuk menjerat ibu dua anak. kasusnya pun menjadi ramai. sudah menjadi buah bibir. perkembangan terakhir, tim sukses salah satu capres ikut menawarkan solusi.

negara kita adalah negara hukum, bukankah begitu?

Selasa, 24 Februari 2009

anda bangga?

sebuah percakapan, terdengar sambil lalu, di sebuah angkot.

wanita satu:
apa yang mau saya banggakan. Ibu rumah tangga seperti saya kerjanya ya masak. beres-beres rumah. bantuin anak bikin pekerjaan rumah sekolah.

wanita satunya lagi: tentu ada yang ibu banggakan.

wanita satu: ah, saya nggak bisa pake laptop. pake internet juga masih nanya-nanya sama anak saya.

wanita satunya lagi: ibu, apa yang ibu lakukan...

saya turun duluan. mereka masih asyik bicara...

buat saya sih, apa yang dilakukan ibu rumah tangga itu. adalah sebuah kebanggaan. memasak? inilah keterampilan yang sebaiknya dimiliki kaum hawa. mengapa demikian? masakan rumah biasanya, umumnya, lebih sehat, lebih bersih daripada masakan di luar. ibu-ibu bisa memilih sayuran yang paling bagus. tak perlu memakai bumbu masak yang tak perlu. tailor-made pula, artinya sesuai masakan yang sesuai selera penghuni rumah.

bantuin bikin pr, kalo saya sih nyerah deh. selain pelajaran anak-anak sekarang suka bikin kening berkerut-kerut, waktunya juga udah habis di jalan. berapa banyak atau berapa persen apa yang diajarkan di sekolah mampu diserap anak? tanpa bantuan ibu di rumah, hasilnya boleh jadi tidaklah maksimal.

nggak bisa pake laptop? masih ingat ungkapan (jaman sd dulu) yang berbunyi: alah bisa karena biasa? mungkin si ibu hanya tidak biasa (atau sering) menggunakan laptop. kalau memang demikian adanya, tentu tak elok kalau ibu itu menganggap dirinya gaptek. ayo bu, minta tolong sama anaknya (yang mungkin lebih piawai memakai laptop karena mengajarkan juga internetan).

masih gak bangga bu? atau kebanggaan berbeda ya bagi setiap orang?

Jumat, 30 Januari 2009

rela antre dan macet...

kita tentunya sudah biasa melihat antrean. bisa panjang. kadang juga pendek. semacam antre membeli minyak tanah atau antre mau beli tiket bioskop. kalau akhir-akhir ini anda melihat antrean panjang untuk mendapatkan sesuatu yang sebenarnya tidak perlu, janganlah heran. atau, ada yang rela untuk bermacet-ria padahal biasanya dihindari tak perlu mengernyitkan dahi juga.

ini, konon, gara-garanya 'bb'. kok bisa begitu? ya, karena dengan 'bb' anda langsung terhubung dengan dunia maya. mau baca atau mengirim surat elektronik, kasarnya, tinggal pencet tombol. (tapi ngetik ya teteup dong). mau ngirim berita, gak masalah. mau browsing, ya monggo. pokoknya semua dalam genggaman.

semua jadi keranjingan. biar kata di kantor ada labtob atau desktop, koneksi inet juga broadband, untuk ke dunia maya yuk, mare pake 'bb'. selain itu, karena ukurannya lumayan gede, 'bb' tidak untuk dimasukkan ke dalam saku. ditenteng saja ke sana dan ke mari. (meski ada juga sih yang malu-malu menyimpannya di laci). nah, saking asyiknya itulah, para pemakai 'bb' rela antre berjam-jam. karena dengan semakin panjang antrean bearti semakin banyak waktu untuk beraktivitas bersama 'bb'.

begitu pula halnya dengan kemacetan. semakin macet semakin oke dong. atau, ada juga yang rela naik busway maksudnya trans jakarta, sih, meski sebenarnya memiliki kendaraan sendiri.

benarkah demikian adanya?

Senin, 05 Januari 2009

mendadak 'mbezoek...

'bu, si fulan sakit,'
'kita nengok yuk,'
duh, siang-siang sedang panas-panasnya mentari diajak 'mbezoek. kalo ada pilihan lain mending gak deh. tapi dia kan... tapi dia pernah... akhirnya, keputusannya jenguk deh.

sebelum berangkat, perasaan udah gak enak. jangan-jangan orangnya gak ada nih. sampai di perumahannya harus berputar-putar dulu karena lupa pasnya posisi rumah si fulan. ada tukang beca. bertanya sama si mas becak. ah, tak membantu juga karena petunjuknya terlalu umum. 'ke kiri saja nanti yang dekat warung,' katanya dengan logat medok jawa.


sudahlah kami berputar-putar saja dulu. ada warung di depan (entah inikah warung yang ditunjuk si mas?). ucapkan salam. nah, yang ini malah petunjuknya lebih jelas. si ibu pemilik warung, barangkali ketua er-te, keluar sambil membawa daftar nama warga. jalan lagi mengikuti saran si ibu.

baru saja kami ingin bertanya lagi. eh, rumahnya sudah di depan mata. salam lagi. berkali-kali. dan, benarlah firasat saya. si fulan malah lagi pergi. artinya kan gak sakit berat. lah, wong bisa jalan-jalan kok. nunggu sebentar. baru saja kami mau pergi, eh, fulan datang.

memang kelihatan agak lemas. 'tapi, saya sudah mendingan kok,' katanya. sayapun mengutip postingan di milis bahwa fulan sakit berat hingga harus bed rest. duh, korban milis ini namanya.

mau marah? tak ada guna. wong milis kumpulan para begundal. dimarahin paling pada nyengir doang. ambil hikmahnya saja, ta-e-la, kalo gak jadi 'korban' saya malah gak silaturahim sama si fulan.

Selasa, 30 Desember 2008

ngeblog juga dia...

Blog lagi...blog laagi.. mungkin orang-orang dah pada bosen kali ya dengernya(mudah-mudahan gak deh,ntar blog ane gak laku).
orang bilang buah itu jatuh tak jauh dari pohonnya. masih dekat-dekat-lah. analoginya, kalau ayahnya tukang bikin kopi dan ibunya pernah melaporkan kejadian alias reporter, artinya dua-duanya bisa(lah) atau biasa(lah) tulis-menulis. terus buahnya,eh,anaknya otomatis suka menulis? tunggu dulu.

sudah sejak lama banget saya meminta nanda untuk menulis. dibujuk-bujuk. di-iming-imingi. setengah dipaksa. sebagai pancingan saya membuatkan blog saat ia bersekolah di ciganjur. beberapa kali saya sempat memposting tulisan hasil tugas sekolah. tapi teteup saja kebanyakan yang mengisi adalah saya.

saya dan ibunya pengin ia mencurahkan pikiran, ide atau omong kosong sekalipun dalam bentuk tulisan. sebaris atau dua baris kalimat cukuplah sebagai pembuka. kami, berpikir, sayang kalau cerita-cerita ringan kesehariannya di sekolah menguap begitu saja. tapi, jawaban yang dia berikan adalah: jangan sekarang, nanti dulu deh, atau ah, males. duh...

kemarin, keinginan itu muncul lagi. tidak tiba-tiba memang. ditunjang oleh 'sapidi' serta fasilitas lain yang tidak semua teman sebayanya memiliki dan setelah 'khotbah' tidak terlalu panjang dan juga tidak lebar-lebar amat dari ayah dan ibu, nanda, akhirnya, alhamdulillah, memulai menulis blognya.

mugi-mugi, insya allah, ini menjadi awal yang baik bagi nanda untuk bisa terus menuliskan segala gagasan atau impian atau apapun. tinimbang ia hanya membuka internet untuk mencari cheat code atau walktrough tentu jauh lebih baik ia 'mengoceh' lewat kalimat. oh, ya, sekalian mau ngucapin selamat tahun baru buat semua yang suka membaca blog saya :). mudah-mudahan tahun baru selalu memberikan harapan baru bagi kita semua, amin.

Senin, 22 September 2008

spidi, masih, oke juga...

sabtu menjelang subuh iseng-iseng pengin koneksi ke internet. just killing time. tapi, kok, modem indikator power menteleng. begitupula ethernet indicator. tapi adsl dan internet diam seribu bahasa. wah, lupa mencolokkan kabel internet kali, kata saya dalam hati. lah, udah masuk di tempat colokan internetnya. ah, restart saja modemnya. perhatikan sebentar. sama saja alias tidak ada koneksi.

mulailah utak-atik. sok-sokan jadi teknisi (minjam istilah spidi). lihat-lihat network connections-nya. sok mengertilah :D. lihat statusnya. terus di-repair. tapi kok ya teteup tidak menyala juga indikator adsl dan internet. sementara subuh semakin mendekat. sekali lagi. dan, saya menyerah. matikan si compaq.


sabtu siang. penasaran belum terpuaskan. pencet saja 147. jawabannya adalah: maaf customer service kami sedang melayani pelanggan lainnya silakan menunggu bla bla bla. dua kali masih sama. tiga kali masih disuruh menunggu. istirahat dulu aja kale. coba lagi. maaf lagi jawabnya. mulai kesal sih. tapi butuh. jangan putus asa. try agaian beibeh. berhasil setelah mencoba yang sekian ratus kali.

alhamdulillah customer servicenya wanita. halah apa sih hubungannya? lebih enak aja tinimbang berlama-lama menunggu yang jawab pria. pertanyaan standar. saya pun standar juga. barangkali di monitor si mbak sudah ada protap dalam melayani pelanggan. ada pertanyaan lucu juga: line teleponnya bagaimana? lah, si mbak, yang sedang dipakai ini kan line telepon itu dan sehat-sehat saja adanya.

tanya-jawab bergulir. coba bapak ping ke 192.168.sekian. sekian. caranya bla, bla, bla. saya berlari dulu ke laptop. berhasil mbak, 0% missed kata saya. coba lagi ping ke bla, bla, bla. bagus juga tuh, jawab saya. ping oke tapi tetap tidak ada koneksi kata si mbak. mungkin dns-nya belum diganti. disebutkanlah 202.bla.bla.bla. dan, yang altenate bla, bla, bla. dipandunya pula saya untuk menjumpai si dns.

sudah saya ubah mbak. tapi tetap mati. kali ini si mbak yang ko. e-mail, no telepon dicatat dan terusannya nanti saya hubungi bagian teknik untuk mengecek. terima kasih mbak. tak lama kemudian telepon berdering. dari kantor telepon menanyakan apakah saya tadi melaporkan kerusakan speedy. si mbak yang satu ini menjanjikan akan mengirimkan teknisi. saya mengaminkan saja tanpa berharap banyak.

selang dua jam, kurang-lebih, si mbak menelepon lagi dan mengabarkan sudah dicek di sentral (bener gak ya, lupa sayah :D). dicoba pak internetnya nanti sekitar 15 menit saya hubungi kembali. segan-seganan juga mencobanya. alhamdulillah bisa. tak sampai 15 menit telepon berdering kembali. saya mengucapkan terima kasih.

saya pun kembali ke peraduan. eh, kok telepon berdering lagi. basa-basi lagi, duh, udah gitu cowoq :)), saya dari speedy jakarta, mau menanyakan bla-bla-bla. saya katakan yang sesungguhnya tadi saya memang melaporkan kematian speedy. tapi, sekarang sudah hidup lagi. oh, gitu ya pak. yah, iyahlah tapi dalam hati :D.

instansi yang sama. tapi gak ada koordinasi. sejatinya, saya mengira-ngira, perusahaan yang ngurusin speedy memakai teknologi canggih yang online satu sama lain. lah, kok, malah gak nyambung. untungnya, alhamdulillah, speedy saya sudah sehat kembali. kalau si bapak tadi cuma mau mengecek laporan kematian kan aneh juga. ah, biarlah, si bapak itu yang ngurusin. saya berharap mudah-mudahan saja layanan seperti yang saya dapat diterima juga oleh pelanggan lain dan tidak dipingpong sana-sini.

Rabu, 20 Agustus 2008

membajak, dapat pahala...

ungkapan ganti menteri identik dengan ganti kebijakan, boleh jadi, bakal terus tejadi di negara kita tercinta. tahun ini, dunia pendidikan kita selangkah maju ? atau mundur atau terlalu maju? dengan diperkenalkannya buku sekolah elektronik oleh depdiknas. selintas, kebijakan ini sangat membantu para ortu untuk menghindari penjualan buku paket lewat sekolah atau koperasi sekolah. tapi itulah teori. praktiknya tak semudah membuat telor ceplok.

hari-hari pertama mencoba, untuk masuk ke website buku sekolah elektronik sangatlah susah kalau tak ingin dibilang tak bisa (ini di jakarta loh, entah di daerah) begitu berhasil dibuka, kesulitan kedua menghadang: filenya tak bisa diunduh. padahal sudah memasukkan persyaratan yang diminta. kesal hati, tinggalkan saja sambil menunggu pengumuman dari sekolah, sambil berharap tak dipakai bse itu.

harapan tinggal harapan. selepas pertemuan dengan para ortu - yang diwarnai interupsi gaya preman dari beberapa oknum ortu - ternyata diberikan daftar buku yang akan dipakai. alhamdulillah setelah berjuang untuk kembali memasuki situs bse, beberapa buku dapat diunduh. tapi ada satu buku yang ketika mau diunduh malah dikatakan 'maaf file yang anda cari tidak ada'.

penasaran, saya masuki lagi. ternyata tampilannya sudah berubah. alamat awal untuk mengunduh adalah ini tapi sekarang berganti seperti di atas. bahkan kini untuk mengunduh harus mendaftar dulu. memasukkan data dan data pribadi. setelah itu login harus menerima peraturan dan persetujuan. barulah anda dapat mengunduh buku yang diinginkan.

tapi lagi-lagi saya harus kecewa. ada satu buku yang ingin saya unduh ketika diunduh bab demi bab selalu isinya file sampul halaman depan. marah? percuma. untungnya, alhamdulillah, ada beberapa situs yang juga menyediakan bse ini, antara lain kambing dan unila. saya juga sudah mengunduh beberapa judul untuk kelas tujuh (1 smp), bila berminat silakan saja japri. jangan takut dibilang membajak karena membajak buku pahalanya banyak seperti dikatakan mendiknas.

Minggu, 03 Agustus 2008

spidi, oke juga...

-- besok saya jadi datang ya bu...
++ iya saya tunggu...
-- ibu sudah tahu kan persyaratannya
++ fotokopi kk, ktp sama meterai 6000 ribu dua kan...
-- iya bu dan siapkan uang modemnya
++ loh, saya sudah punya modem sendiri
-- oh, kalau sudah punya modem sendiri ada biaya setting
++ wah, saya tidak ngerti itu...
sepotong percakapan yang bikin kesal isteri saya. dan, saya pun turut kesal demi mendengar dialog via telepon itu.

sudah jelas-jelas kalau ingin berlangganan spidi kita cukup membayar biaya pasang baru (untuk bulan agustus 2008 gratis. untuk program lain seperti merdeka vaganza yang memberikan kesempatan untuk ngenet 12 jam gratis, silakan klik spidi) plus harga modem. ini pun kalau modemnya beli sama mereka. tapi kalau beli di kopegtel atau di mangdu atau harco ya sudah menjadi urusan calon pelanggan dong.

maka demi memastikan bahwa tak ada biaya tambahan apapun saya menghubungi 147. tapi jawaban yang diberikan mesin adalah semua customer service sedang sibuk. esoknya kembali menghubungi 147. sayapun menanyakan proses pendaftaran dan lain sebagainya. meski sebenarnya fokus pada 'biaya men-setting' modem.

jawaban didapat. sang petugas mengatakan kalau teknisi spidi meminta ongkos setting modem laporkan saja ke spidi. ketika teknisi datang dan mengatakan ada biaya setting sayapun menjelaskan bahwa saya sudah menelepon spidi dan tak ada yang namanya biaya setting. dua teknisi muda yang datang malah saling bertanya dengan temannya. dalam hati saya senyam-senyum.

akhirnya, salah seorang teknisi mengusulkan untuk mengaktifkan dulu spidinya. saat saya tanyakan apakah langsung aktif, mereka mengiyakan. ketika terminal telepon dibuka ternyata tak bisa dipakai karena ada anti petirnya. terpaksa harus diganti. alhamdulillah teknisi -- para tenaga outsourcing rekanan telkom yang merupakan vendor modem -- itu membawa cadangan.

setting sekitar setengahjaman dan bisa langsung berselancar di dunia maya. speed-nya jelas lebih cepat daripada koneksi di kantor yang memakai broadband -- secara langganan 128kb yang memakai sejuta umat. sampai selesai urusan administrasi si teknisi tak menanyakan biaya setting modem. saya pun tak menyinggung-nyinggung :d. tapi terminal yang diganti saya bayar loh plus imbalan ala kadarnya.

nah, bagi yang ingin berlangganan spidi jangan ragu dan takut untuk menanyakan proses yang sebenarnya melalui 147 (meski kadang jawaban satu petugas dengan petugas lain bisa sangat berbeda). kalau teknisi meminta yang diluar aturan tanyakan aturannya dan mintakan kwitansi. lah, wong orang pengin melek internet kok malah dipersulit.

Senin, 30 Juni 2008

psb: online bisa, sms juga bisa...

lepas dari ujian di bulan mei kemarin (dengan hasil lulus) nanda harus 'bertarung' lagi untuk mendapatkan tempat di jenjang pendidikan berikut yaitu smp. tidak seperti di dki jaya dimana setiap calon siswa/i dapat mendaftarkan diri di tiga sekolah, di depok setiap murid -- yang pintar banget atau pintar atau tidak pintar sekalipun -- hanya bisa mendaftar di satu sekolah. (itulah mengapa saya katakan bertarung :d) sepertinya malah mempersempit kesempatan ya. tapi kalau dilihat-lihat malah fair.

misalkan saja fulan atau fulanah hasil uasbn-nya tigapuluh. nilai sebesar itu katakanlah tertinggi dan dengan nilai itu ia mendaftar di tiga sekolah. karena nilai paling atas otomatis namanya akan nangkring di peringkat nomor satu di tiga sekolah sekaligus, kalaupun nomor dua mungkin karena nomor pendaftarannya bukan nomor satu. (bingung kan antara peringkat dan nomor pendaftaran :d. tak perlu bingung, rangking disusun berdasarkan nilai murni uasbn sementara nomor pendaftaran ya sesuai nomor formulir). ini kan namanya tidak adil alias ia mempersempit kesempatan teman-temannya. makin bingung kan, ya sudahlah biarkan saja kebijakan satu atau tiga kita serahkan sepenuhnya kepada departemen pendidikan nasional.

kembali ke nanda. tadi pagi nanda pun mendaftar di smp negeri yang jaraknya dekat rumah. (biar hemat ongkos transpor :d). belum terlalu siang setibanya di smp itu nanda mendapatkan nomor urut 172. proses pendaftaran berlangsung meriah karena daya tampung sekolah ini sampai 360 siswa/i. seterusnya adalah melihat pergerakan jurnal alias peringkat. yang peringkatnya di atas bolehlah tenang-tenang tapi kalau yang nilai uasbn-nya agak kecil ya jelas was-was.

dulu untuk proses ini para orang tua (umumnya ibu-ibu, bapak-bapak sih jaranglah) harus wira-wiri rumah-sekolah-rumah. kini, sistem informasi penerimaan siswa baru dilakukan realtime on-line (meneruskan tahun lalu). meski baru dapat mengakses hasil atau peringkat sekolah (smp, sma, smk) belum sampai pendaftaran, sistem ini sangat membantu. selesai mendaftar para ortu bisa istirahat sambil menunggu untuk mengakses Sistem Informasi Penerimaan Siswa Baru Periode 2008.

di dua situs -- yang tampilannya sama dan isinya juga sama -- itu para ortu dapat melihat peringkat putra/inya. bahkan dapat mengakses data per siswa dengan hanya memasukkan nomor pendaftaran. akan dipampangkan semua data diri secara rinci serta nilai uasbn, jadi bisa dicek benarkah data yang dipampangkan sesuai atau tidak. mudah dan menyenangkan bukan. di situ juga diinformasikan dengan nilai itu siswa dapat diterima di sekolah mana saja selain yang dituju. lantas kalau di rumah tidak ada sambungan internet, ya silakan ke warnet. kalau warnetnya jauh, masak harus ke sekolah juga? percuma dong ada sistem informasi. jangan bingung atau protes. ambil telepon genggam anda (pinjam tetangga mestinya dikasih kok, wong satu sms cuma 1100 rupiah) lantas ketik nomor pendaftaran dan pencet send atau kirim ke nomor 9168. balasan akan segera diterima. (saya sudah mencoba dan bisa serta hasilnya sesuai dengan yang di situs)

begini inilah yang kita harapkan: teknologi yang memudahkan dan bukan bikin susah.

Minggu, 23 Desember 2007

tiga ex...

"hare gene ke warnet? tinggal telepon kan nyambung tuh internet di rumah. apalagi sekarang ada yang namanya internet kabel. murah dan meriah. cuman seratusribuan udah bisa ngenet dengan sambungan yang cepet," kata tetangga sebelah.
'bukannya gak mau nelepon pak. tapi si kabel itu kan belum masuk ke daerah kita. kalo udah 'on' sih saya juga pengin pak.'
dulu memang saya punya modem. namun karena sekolah nanda membutuhkan, saya akhirnya meminjamkan modem itu. saat nanda pindah sekolah, sang modem gak ikut pindah alias jadi kenang-kenang-an buat sekolahnya. sekarang kalo ingin internetan, ya kalo gak ke tetangga ya mau gak mau ke warnet.

kalo gak diajak nanda, mending juga di rumah deh. tapi, kebutuhan anak-anak era sekarang memang berbeda dengan jamannya saya
dan anda yang seusia saya. dulu, saya baru melek internet tahun sembilanpuluhan. nah, anak sekarang, begitu lahir udah langsung kenal internet malah multimedia.


apa sih yang dicari? yang berhubungan dengan pelajaran? kadang. tapi nanda lebih mencari walktrough (boleh dibilang kisi-kisi) buat game di game boy-nya. kadang saya ikut 'maen' juga kadang saya hanya menemani nanda agar ia tak membuka situs-situs tiga x. dan, beberapa kali menemani nanda, saya iseng melihat 'history' yang sudah dibuat para pemakai sebelumnya. hasilnya: kebanyakan kok yang dibuka situs-situs itu.

di warnet memang tidak ada larangan sama sekali untuk membuka situs apapun. kecuali ada perangkat lunak yang melarang ke situs itu. namun, setahu saya, jarang atau hampir tidak ada warnet yang mau bersusahpayah memasang sofwer itu. mungkin takut rugi kalau penyewa tidak bisa ke situ.

kalau sudah begini, di rumah dilarang tapi ketika ke warnet bagaikan kuda liar di lepas di ladang rumput. apa saja dimakan. warnet, akhirnya jadi simalakama. atau ini hanya kekhawatiran yang tidak perlu? atau...

Selasa, 27 Maret 2007

playboydotcom nggak connect...

lady
jangan membeli kucing dalam karung. keluarkan dulu kucingnya. lihat dengan seksama. barulah ambil keputusan terbaik. begitu pula kalau mau membeli laptop. tanyakan apakah ada layanan purna jualnya dan support atau customer servicenya. pastikan juga customer servicenya harus yang mumpuni kalau tidak akan terjadi seperti ini:
newbee: mba, laptopnya salah
customer service: salah gimana pak?
newbee: laptopnya nggak mau hidup
customer service: sudah tekan tombol power pak?
newbee: tombol powernya sebelah mana mba?

newbee: mba, saya mau konek ke internet nggak bisa
customer service: nggak bisanya kenapa?
newbee: saya ketik www.playboy.com, gambarnya nggak keluar
customer service: pesan errornya apa pak?
newbee: nggak ada pesan error, pokoknya saya ketik playboy.com di addressnya, nggak muncul gambar sama sekali
customer service: bapak koneksi internetnya pakai apa, dial up, hotspot?
newbee: pakai gambar yang ada tulisan e. (maksudnya internet explorer)
customer service: maksudku, bapak langganan internetnya pakai ISP apa, lalu cara koneksi internetnya pakai dial-up atau hotspot, mungkin settingnya ada yang salah
newbee: ISP itu apa sih mba?
customer service: wah ini sih 50 x 2 pak...
newbee: apa tuh mba?
customer service: CAPE' DEH !!!!

newbee: mba' saya ingin daftar account di yahoo.com kok nggak bisa ya?
customer service: nggak bisa kenapa pak?
newbee: ada tulisan, paswort is nat long inof, suld bi mor ten 8 karakter
customer service: itu maksudnya, password bapak minimal 8 huruf
newbee: oooo...oke deh.., saya coba dulu
"" menit=""
newbee: mba password minimal delapanhuruf itu delapannya pakai angka 8 atau ejaan delapan?
customer service: maksudnya?
newbee: saya suda tulis di kolom password minimal 8 huruf, tapi bingung mau tulis delapannya, pakai angka delapan atau ejaan huruf 'delapan'.
customer service: ketik ini aja pak... C spasi D
newbee: apa tuh?
customer service: CAPE' DEH !!!

newbee: mba' kalau muter film di laptop, gimana caranya ya?
customer service: ada dvd playernya kan pak?
newbee: sebelah mana tuh mba?
customer service: disamping kanan, pak. kalau di tekan tombolnya nanti, piringan discnya keluar
newbee: ooooo....yang keluar itu, piringan disc ya?, udah patah tuh kemarin...
customer service: kok bisa patah?
newbee: saya kira, tempat buat naruh gelas minuman

newbee: komputer saya rasanya kena virus
customer service: virus apa tuh pak?
newbee: kurang tahu juga, setiap mau cetak ke printer, selalu ada tulisan kennot fain printer
customer service: itu mungkin salah setting pak.
newbee: settingnya udah bener kok, kemarin aja bisa nyetak, tapi sekarang nggak bisa. saya sudah tunjukkin printernya di depan laptop, tetap aja dia terus-terusan "searching printer not found". kayanya webcamnya rusak, nggak bisa lihat printer.
customer service: mendadak laper nih, ingin makan tape..
newbee: lho..kok begitu?
customer service: TAPE DEH !!!!

newbee: mba, kalau mau baca blognya si artist anu dimana ya?
customer service: bapak cari aja di google
newbee: tapi si artist anu nggak kerja di google kok mba, saya tahu persis
tapi kata teman saya yang dipinjami laptop sama kantornya gini nih: kalo udah punya ya, belajar juga dong dari buku manualnya
 

Ganator Blog's Copyright © 2012 Fast Loading -- Powered by Blogger