Warung Bebas

Jumat, 19 Januari 2007

'tawaf' di pasar seng...

itulah cerita kami saat di tanah suci mekah... hari-hari selanjutnya di mekah adalah antara hotel dan masjidil haram. alias ibadah, ibadah dan ibadah. memang inilah yang sebaiknya kita lakukan di sana (meminjam kata pak uztad). bukannya ‘tawaf’ di pasar seng untuk membeli segala macam pernik cendera mata.

jadi beli oleh-oleh tidak boleh dong? tentu saja boleh dan tidak dilarang. tapi, barangkali, ada baiknya, oleh-oleh tidak menjadi prioritas utama. kalaupun mau membeli juga, masih mengutip pak uztad (kok ngutip mulu ya :d), belilah di mekah. barangnyapun tak perlu yang aneh-aneh serta mahal. dan, ini yang lebih penting, saat memberikan oleh-oleh itu katakanlah: “insya allah oleh-oleh ini membangkitkan niat anda untuk berhaji.”

selama di mekah sholat wajib yang lima waktu pastinya kami lakukan di masjidil haram. rugi abis kalo dilewatin mah :d. apalagi masjidil haram terbuka selama 24 jam. ibaratnya anda mau menginap dan tak pulang ke hotel pun tak ada masalah. apalagi semua sholat sunnat disana adalah halal. tak ada batasan sholat sunnat seperti hari-hari di tanah air. mau rawatib silakan. tahajud tak masalah. itikaf ya monggo. tadarusan kalau tak membawa al quran di sudut-sudut tertentu disediakan, tinggal membaca.

terus pahala sholat di masjidil haram adalah seratusribu setiap kali sholat. tapi, soal pahala saya pikir tak perlu dihitung-hitung ya. masak sih kita menghitung-hitung sudah dapat berapa ya pahalanya. bagi saya pribadi, subhanalah, nikmatnya sholat di sana adalah saya benar-benar sholat. dalam artian tidak memikirkan soal kerjaan yang belum beres serta soal tetek-bengek lainnya. pokoknya sholat dan langsung memandang kabah di depan.

kalau sudah demikian, nikmat allah swt yang mana lagi yang ingin dicari? tak menjadi masalah sholat di anak tangga sekalipun. atau menunggu sholat jumat sejak pukul sepuluh sementara waktu jumatan adalah pukul setengah satu. atau sholat sambil disirami teriknya sinar mentari. atau menikmati semilirnya sang bayu yang dingin sambil menunggu sholat isya…

ya allah, ijinkan aku untuk kembali ke tanah suci mekah…

0 komentar em “'tawaf' di pasar seng...”

Posting Komentar

 

Ganator Blog's Copyright © 2012 Fast Loading -- Powered by Blogger