Warung Bebas

Jumat, 15 Januari 2010

batik bikin gak khusyuk...

dari dulu batik udah ada di indonesia. seragam pegawai negeri ada batiknya. para siswa sekolah juga mempunyai seragam batik. (tapi ada satu sekolah swasta yang mewajibkan siswanya memakai baju batik tapi batiknya bebas merdeka. mereka boleh memilih corak atau motif batik apa saja, yang penting batik.). ibu-ibu jelas sekali kain batiknya.

kini, batik semakin banyak digunakan. aneka macam model ada. anak kecil, remaja, dewasa semua memakai batik. malahan ada pertemuan dengan dress code batik. ah, jadi inget reunian tahun kemarin. kami semua sepakat, untuk memakai batik. terserah batik apa. mau tulis atau cetak silakan. tapi ada juga yang protes: kok pake batik kayak pak camat aja. dulu, emang kebanyakan, kalo ga pak lurah ya pak camat yang batikan.


sejak diproklamirkannya 'hari batik nasional', hari jumat sepertinya jadi hari wajib batik. para pegawai, swasta terutama, memakai batik. makanya tidak mengherankan kalau di masjid pun aneka batik bersliweran. sambil menunggu jumatan, bisa cuci mata dulu. ada batik yang motifnya biasa saja. ada juga yang kontemporer. warnanyapun bermacam-macam.

wah, jadi gak khusyuk dong sholat jumatnya. loh? karena jamaah di depan kita pakai batik sih jadinya kan ngliatin batiknya. mestinya kan tuh orang pake baju putih, biar gak eye catching. loh? bukankah khusyuk atau tidaknya tergantung kepada diri sendiri. dan, diri sendiri yang tahu itu. apa iya kalau jamaah di depan anda berbaju putih, atau sedang di masjidil haram atau nabawi saat berhaji, otomatis jadi khusyuk sholatnya?

wallahu alam bi shawab...

0 komentar em “batik bikin gak khusyuk...”

Posting Komentar

 

Ganator Blog's Copyright © 2012 Fast Loading -- Powered by Blogger