Warung Bebas

Senin, 26 Mei 2008

tak perlu mimpi...

tak perlu mimpi dan memang bukan mimpi. sabtu (240508) bbm resmi disesuaikan harganya dengan harga minyak dunia yang terus meroket. dan, bagi masyarakat yang dikategorikan tidak mampu disediakan blt yang membuat mereka senang karena dapat bertemu dengan pak menteri.

benarkah mereka senang? senang atau tidak senang biarlah menjadi urusan masing-masing. yang pasti ongkos angkutan umum langsung disesuaikan juga. hampir di semua angkot (yang sempat saya lihat, tentunya) menempelkan selembar kertas pengumuman kenaikan ongkos sementara. sementara? ya betul sementara karena kenaikan itu disepakati bersama (secara sepihak) oleh unsur-unsur semacam dllaj dan organda yang merupakan wakil pengusaha angkutan. lalu, penumpang diwakili oleh siapa? wakil penumpang? sejak kapan penumpang mempunyai perwakilan untuk bersuara ikut menentukan tarif?

apapun yang terjadi kenaikan sudah diumumkan. harga-harga pun otomatis naik. begitu pula dengan ongkos angkot yang tinggal menunggu diresmikan. (gambarnya gak jelas. 'tarif sementara m-04'. rata-rata kenaikan lima ratus perak. kenaikan tertinggi seribu rupiah. kecil ya? iya kalau hanya sekali jalan. kalau bulak-balik, sebulan? ya tinggal kalikan saja toh. seraya menanti penyesuaian dari kumpeni :d) atau kita perlu bersikap seperti ini:
jika pikiran sejernih air, biarkanlah bbm naik. jika perasaan seputih cucian, jangan marah bbm naik. jika nurani seindah taman, terimalah dengan lapang dada bbm naik.

0 komentar em “tak perlu mimpi...”

Posting Komentar

 

Ganator Blog's Copyright © 2012 Fast Loading -- Powered by Blogger