Warung Bebas

Rabu, 31 Desember 2008

mendadak semur...

masak? tadi malam yang bagi orang-orang tertentu boleh jadi sangat ditunggu-tunggu karena merupakan malam tahun baru saya tidur nyenyak saja dan tidak bermimpi masak. tapi tadi pagi saya dan nanda jadi juru masak di rumah. masaknya semur daging. semua bahan sudah ada. tinggal meracik saja. tapi tetap dipandu nyonya rumah dong. loh, kok bukan sang isteri yang masak? kan gak lagi hari ibu. halah, masak sih cuma di hari ibu, para ibu terus libur masak. semua plus yang pura-pura tidak tahu atau tidak mau tahu pasti udah tahu kalo ftm alias full time mother jam kerjanya ya 24 jam kan.

kebetulan, sang ibu lagi kedatangan tamu bulanan. plus, dikejar tenggat kerjaan. sementara dengan santainya nanda bertanya: 'kita makan pagi sama apa bu?' gak sadar dia kalo ibunya lagi
seksi,eh,sensi. maka tak heran kemudian si ibu ceramah sama nanda. oh, ya, nanda kan sedang liburan. dulu-dulu sih kalau liburan kegiatannya seputar bersenang-senang. ya ngegame hape (sekarang ketambahan pe-es-du-a) atau bacain lagi komik-komik lawas.

singkat cerita, pada intinya, kalau ingin sesuatu ya kerjakan dong. kalau mau makan ya masak. 'sudah kupas bawang merah dan bawang putih. nanti ibu ulek,' kata isteri saya. sayalah kemudian yang mengupas. kok bukan nanda? alih-alih kekupas jari yang kena malah gak makan :D. 'potong-potong dagingnya,' sambung beliau. oh, ya, si bawang merah plus putih kalau langsung diulek kan malah loncat-loncat. atas saran beliau saya chopper dulu, jadi enak diuleknya. nanda ikutlah mencoba mengulek.

proses selanjutnya, ibu-ibu pasti tahulah. dan, menu makan pagi dan siang hari ini ya semur daging plus tahu seperti yang nampak di atas (yang agak asin :D). ternyata masak gak susah-susah amat ya. sombong. sok. :)) kalau mau dan niat kenapa gak. masalah rasa kan bisa diatur. lagian baru pertama masak gitu loh.

0 komentar em “mendadak semur...”

Posting Komentar

 

Ganator Blog's Copyright © 2012 Fast Loading -- Powered by Blogger